Hujan yang mengguyur wilayah DKI Jakarta pada Jumat pagi (27/2/2026) berdampak pada peningkatan tinggi muka air (TMA) di sejumlah pos pemantauan dan pintu air di Ibu Kota. Data terbaru menunjukkan satu lokasi telah meningkat statusnya menjadi siaga.
Waduk Pluit Naik Status ke Siaga II
Berdasarkan pantauan resmi, kondisi paling signifikan tercatat di Waduk Pluit. Pada pukul 08.00 WIB, tinggi muka air di lokasi tersebut telah mencapai 223 sentimeter. Angka ini mengantarkan Waduk Pluit ke dalam kategori Siaga II, yang menandakan perlunya kewaspadaan lebih tinggi.
Kondisi Umum Masih Terkendali
Sementara itu, mayoritas titik pemantauan lainnya masih berada dalam kondisi normal atau aman. Debit kiriman dari hulu Sungai Ciliwung terpantau relatif terkendali, ditunjukkan oleh TMA di Pintu Air Bendung Katulampa sebesar 30 cm dan Pos Depok di angka 105 cm.
Pantauan di Titik Strategis Lainnya
Di wilayah tengah Jakarta, Pintu Air Manggarai BKB mencatat ketinggian 300 cm, sementara Pintu Air Karet berada di level 40 cm. Beberapa pos pengamatan lain seperti Pos Krukut Hulu (70 cm), Pos Pesanggrahan (75 cm), dan Pasar Ikan–Laut (70 cm) juga menunjukkan kondisi yang stabil.
Data dari Pos Angke Hulu yang mencatat angka minus 180 cm semakin mengindikasikan bahwa aliran air di sejumlah saluran masih dalam batas normal. Di kawasan timur dan utara, kondisi bervariasi dengan Pos Cipinang Hulu di 100 cm dan Pos Sunter Hulu di level 300 cm.
Peningkatan status di Waduk Pluit menjadi peringatan penting bagi warga dan pihak berwenang untuk terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi infrastruktur pengendali banjir, meskipun secara umum situasi masih dapat dikelola.