Sebuah insiden tragis terjadi di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara pada Kamis (19/2/2026) dini hari. Saat itu, anggota Brimob sedang melaksanakan patroli cipta kondisi menggunakan kendaraan taktis di wilayah tersebut.
Kegiatan patroli bermula di Kompleks Mangga Dua, Langgur, dan berlangsung hingga sekitar pukul 02.00 WIT. Selanjutnya, tim bergerak menuju Desa Fiditan, Kota Tual, setelah menerima laporan warga mengenai dugaan tindak pemukulan di area Tete Pancing.
Kronologi Insiden di Lokasi
Sesampainya di Tete Pancing, tersangka bersama rekan-rekannya turun dari kendaraan untuk melakukan pengamanan. Sekitar sepuluh menit kemudian, dua sepeda motor melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Ngadi menuju lokasi tersebut.
Dalam upaya memberikan isyarat untuk menghentikan kendaraan, tersangka disebutkan mengayunkan helm taktikalnya. Sayangnya, ayunan tersebut mengenai pelipis kanan seorang remaja berinisial AT (14) yang berada di salah satu motor.
Korban Meninggal Dunia Setelah Dirawat
Akibat hantaman itu, korban terjatuh dari sepeda motornya dalam posisi telungkup. Ia segera dilarikan ke RSUD Karel Sadsuitubun Langgur untuk mendapatkan pertolongan medis intensif.
Namun, upaya penyelamatan tidak berhasil. Pada pukul 13.00 WIT di hari yang sama, korban dinyatakan meninggal dunia.
Respons Keluarga dan Tindak Lanjut Polisi
Mendengar kabar duka tersebut, keluarga korban mendatangi Mako Brimob setempat untuk menuntut keadilan atas insiden ini. Pihak kepolisian merespons dengan cepat dan tegas.
Pada hari yang sama dengan kejadian, anggota yang diduga sebagai pelaku, Bripda MS, telah diamankan dan ditahan untuk memproses penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa ini.